Tanya Jawab Hipertensi Kehamilan

Temukan jawaban untuk pertanyaan umum tentang hipertensi selama kehamilan dari tim farmasi Universitas Alma Ata

Apakah hipertensi kehamilan bisa menyebabkan kematian?

Jika tidak ditangani, dapat terjadi omplikasinya seperti: Eklampsia (kejang pada ibu) Solusio plasenta (plasenta lepas sebelum waktunya) Bayi lahir prematur atau berat badan rendah.

Bolehkah minum jamu atau obat tradisional?

Tidak dianjurkan. Beberapa bahan herbal bisa berinteraksi negatif dengan kehamilan. Konsultasikan terlebih dahulu kepada tenaga kesehatan.

Bagaimana cara mencegah hipertensi pada kehamilan??

✅ Kontrol rutin ke bidan/dokter (minimal 8 kali selama hamil), terutama setelah menginjak Trimester 3, kontrol dilakukan setiap 1 bulan hingga 2 minggu sekali ketika menginjak 9 bulan 
✅ Ukur tekanan darah tiap kunjungan. 
✅ Konsumsi makanan rendah garam & tinggi protein. 
✅ Jangan minum obat darah tinggi tanpa resep dokter!

Berapa angka tekanan darah yang dianggap normal dan yang disebut tinggi?

Tekanan darah normal biasanya <120/80 mmHg. Tekanan darah dianggap "normal tinggi" jika berada di kisaran 121–139/81–89 mmHg. Jika tekanan darah mencapai ≥140/90 mmHg, maka sudah termasuk hipertensi. Semakin tinggi angkanya, semakin besar risiko gangguan kesehatan.

Menampilkan 4 dari 14 FAQ (Halaman 2 dari 2)